Judul : Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video)
link : Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video)
Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video)
Jurnalmuslim.com - Video yang diunggah Ustadz Satria Hadi Lubis ini menunjukkan detik-detik saat peserta Aksi Bela Islam ditembaki gas air mata. Terlihat peserta yang komitmen dengan aksi damai ini tidak melakukan perlawanan, hanya berdoa dengan penuh harap bahkan sebagiannya menangis.Sementara dari atas mobil komando, Habib Rizieq dan ulama lainnya tetap tegar. Habib Rizieq memimpin doa yang sangat mengharukan.
Terdengar pula sebagian peserta aksi berdoa dengan bahasa Indonesia, "Kembalikan anginnya ke arah mereka ya Allah... kembalikan anginnya ke arah mereka Ya Allah."
Belakangan diberitakan, banyak polisi terkena gas air mata karena anginnya juga berhembus ke arah para polisi.
“Saat-saat ditembakkannya gas air mata kepada peserta demo. Lihat tidak ada perlawanan dari peserta demo karena mereka ingin damai. Mereka hanya berdoa dan bertakbir. Habib Rizieq dan ulama lainnya tetap tegar di atas mobil komando. Merinding melihatnya...,” tulis Ustadz Satria Hadi Lubis, Senin (7/11/2016) sembari mengunggah video tersebut.
Berikut videonya:
(nisyi/jurnalmuslim.com)
Demikianlah Artikel Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video)
Sekianlah artikel Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video) dengan alamat link https://inibacaanmuslimah.blogspot.com/2016/11/merinding-ditembaki-gas-air-mata.html
0 Response to "Merinding! Ditembaki Gas Air Mata, Demonstran 4 November tidak Melawan Hanya Berdoa (Video)"
Posting Komentar